Tribun Kaltim – Selasa, 11 Desember 2012 19:52 WITA
SAMARINDA, tribunkaltim.co.id – Menurut Kepala Balibangda Kaltim, Halda Arsyad, Samarinda sebagai ibukota Kaltim memiliki fungsi strategis sebagai pusat pertumbuhan provinsi, yang mengandung konsekuensi sebagai pusat perdagangan, pemerintahan dan pelayanan sosial skala regional.
“Ini sejalan dengan rencana pembangunan jangka panjang 25 tahun yang dimulai tahun 2005 dengan cita – cita menjadikan Samarinda sebagai kota jasa, industri, perdagangan dan permukiman berwawasan lingkungan, maka pembangunan di Samarinda semakin pesat,” kata Halda. Selasa (11/12/2012).
Namun menurutnya, laju pembangunan yang terkonsentrasi di pusat kota mengakibatkan kota terasa kian padat. Maka seiring dinamika kota, perlu dukungan wilayah sekitar sebagai penopang perkembangan kota. Studi kelayakan kota satelit ini menurutnya didasari untuk mengurai ketergantungan terhadap pusat kota baik itu kepadatan aktifitas dan penduduk.
“Mudah-mudahan penelitian ini dapat menjadi masukan bagi pembuat keputusan. Setidaknya hasil ini dapat mengidentifikasi langkah – langkah strategis yang paling tepat dalam pengembangan kota satelit serta dampak positif dan negatifnya,” katanya.